Setelah Kalah Beruntun di Kandang, Barcelona Diingatkan Tiga Hal Jelang Menjamu Mallorca

Barcelona akan menjamu Real Mallorca pada akhir pekan ini, dan diingatkan tiga hal setelah alami kekalahan beruntun di kandang sendiri.

Gila Bola – Tiga kali kalah dalam empat pertandingan liga pastinya menjadi sesuatu yang tak menyenangkan bagi Blaugrana. Jalan mulus yang semula dilakoni tim seakan telah dihancurkan oleh hasil buruk dalam dua pekan terakhir, dan membuat mereka tampaknya sangat sulit untuk kembali ke performa terbaik.

Rayo Vallecano tampil mengejutkan Barca saat mereka tandang ke Camp Nou awal pekan ini, setelah sebelumnya skuad Xavi Hernandez itu juga gagal berikan respons terhadap gol pembuka Alvaro Garcia yang tercipta di menit ke-7. Meski demikian, Blaugrana masih bertengger di urutan tiga klasemen La Liga, meskipun sekarang poin mereka berhasil disamakan Sevilla.

Kemenangan dalam laga melawan Mallorca pada Minggu malam waktu setempat, atau Senin (2/5) dini hari, menjadi sebuah kewajiban bagi Barcelona, jika mereka ingin menutup musim ini di posisi kedua. Meski demikian, Mallorca tak bisa dianggap enteng, karena mereka telah berhasil mengatasi penampilan buruk mereka dan raih dua kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.

Berikut ini tiga poin yang ramai dibicarakan jelang Barca menjamu Mallorca, seperti dilansir Barca Universal:

1. Penampilan Buruk di Kandang Sendiri
Mendapat keunggulan sebagai tuan rumah tentunya sangat penting dalam sebuah pertandingan sepak bola. Dukungan dari para suporter biasanya menjadi faktor yang bisa mendorong tuan rumah untuk tampil lebih bebas dan mendominasi jalannya laga.

Namun, tidak demikian dengan Barcelona di penghujung musim ini. Barcelona sudah kalah dalam tiga pertandingan liga terakhir di Camp Nou, dan ini menjadi rekor kekalahan kandang terpanjang yang pertama dalam sejarah tim Catalan tersebut.

Mereka juga tampil buruk saat hadapi Eintracht Frankfurt di Liga Champions. Skuad Xavi butuh kemenangan di Camp Nou saat itu untuk bisa lolos, tapi mereka kembali kalah dan kalah lagi.

Empat hari kemudian, Barcelona menjamu Cadiz di Camp Nou, sekali lagi alami kekalahan. Sebuah gol kemenangan yang dibukukan Lucas Perez di babak kedua cukup untuk amankan tiga poin, karena skuad Barcelona tak juga bisa melawan dan samakan kedudukan.

Yang terbaru adalah laga melawan Rayo Allecano, setelah kebobolan di menit-menit pembukan, skuad Xavi tak juga berhasil membalas menyamakan kedudukan.

Sekarang, Mallorca mengancam untuk membawa Barca kembali alami kekalahan di kandang sendiri, untuk yang ke empat kalinya.

2. Kembalinya Ansu Fati
Sejak debutnya di Barcelona pada bulan Agustus 2019, Ansu Fati sudah menghiasi kepala berita beberapa media dengan berbagai alasan – beberapa di antaranya mengungkapkan rasa empati, sementara yang lainnya patah hati.

Pemain remaja internasional Spanyol itu berhasil memecahkan sejumlah rekor sebelum dia cedera panjang di musim 2020/21. Dia juga menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol di Liga Champions, menjadi pemain termuda Barca yang mencetak gol di ajang La Liga dan pencetak gol termuda untuk Timnas Spanyol, dan beberapa rekor lainnya.

Sayangnya, ia alami cedera otot meniscal (di bagian lutut) yang membuatnya sudah absen selama 305 hari, dan hal ini sangat memengaruhi karir sepak bolanya. Walau dia sudah kembali berlatih dan mencetak gol setelaj pulih, tapi ada kekhawatiran ia akan menjadi rentan terhadap cedera.

Winger muda tersebut sudah absen dalam 30 pertandingan musim ini, karena kemunduran yang terus terjadi di bagian hamstring-nya. Walau Fati tampaknya bisa kembali saat Barcelona hadapi Cadiz atau Rayo Vallecano, tapi Xavi memutuskan untuk terburu-buru memainkannya.

Pada hari Minggu akhir pekan ini, Fati kemungkinan akan kembali kenakan jersey Blaugrana dan masuk lapangan. Pemain itu mengaku sudah benar-benar pulih dan bisa tampil dari bangku cadangan.

Hal ini tentunya akan menjadi dorongan besar bagi skuad Xavi, yang telah dipusingkan dengan masalah cedera pemain dalam 30 hari terakhir ini. Dengan Pedri yang juga tengah berada di ruang perawatan, maka hadirnya Fati dinilai bisa membawa peningkatan di skuad Blaugrana.

3. Tiga Ujung Tombak yang Tumpul
Ada satu masa, belum lama ini, saat Barcelona berhasil mencetak empat gol ke gawang tim lawan.

Menciptakan peluang dan menyelesaikannya dengan baik menjadi kebiasaan lini depan tim Catalan tersebut, di mana Ferran Torres, Pierre Emerick Aubameyang dan Ousmane Dembele menikmati permainan mereka.

Namun, semuanya berubah di bulan ini. Dalam tiga pertandingan terakhir, ketiga pemain itu hanya mencetak satu gol. Dan, kebobolan lima gol dalam empat pertandingan terakhir.

Tampaknya laga di akhir pekan ini menjadi waktu bagi Xavi untuk meyakinkan skuadnya agar mereka tak terlena dan segera bangun dari mimpi indah. Sebuah tim dengan banyak pemain berkualitas tak punya alasan untuk tampil buruk di depan gawang. Sebuah perubahan taktik kemungkinan dibutuhkan Xavi, tapi kita bisa memperkirakan rotasi itu dibutuhkan di lini depan, saat Barca bertemu Mallorca nanti.

Memphis Depay tampil gemilang saat ia dimainkan sebentar di laga terakhir, dan menjadi satu-satunya pemain Blaugrana yang mencoba menyarangkan bola. Tampaknya, pemain asal Belanda itu bisa menjadi starter di sayap kiri, dengan Luuk de Jong di pusat penyerangan.

sumber: Setelah Kalah Beruntun di Kandang, Barcelona Diingatkan Tiga Hal Jelang Menjamu Mallorca - Berita Bola



Jasa pasang iklan banner situs judi online mu tampil di 90 website pbn seo website judi online kami
Jasa pasang iklan banner situs judi online mu tampil di 90 website pbn seo website judi online kami
Jasa pasang iklan banner situs judi online mu tampil di 90 website pbn seo website judi online kami